Selasa, 18 November 2008

ARAHAN PEMUTARAN DAN DISKUSI SETELAH PEMUTARAN 9808 ANTOLOGI 10 TAHUN REFORMASI

I LATAR BELAKANG: “9808” DAN PROYEK PAYUNG
 “9808” adalah antologi 10 film pendek hasil arahan 10 sutradara (Anggun Priambodo, Ariani Darmawan, Edwin, Hafiz, Ifa Isfansyah, Lucky Kuswandi, Otty Widasari, Steve Pilar Setiabudi, Ucu Agustin, Wisnu Sp) dan disiapkan bersama oleh sejumlah pekerja film/seni/kreatif/musisi lainnya untuk menghormati perayaan tahun kesepuluh reformasi Indonesia. Proyek ini digagas oleh Prima Rusdi (penulis skenario/penulis), Edwin (sutradara), Hafiz (seniman visual).
 Untuk kemudahan administrasi kelompok ini menyebut diri mereka sebagai Proyek Payung (meski bukan merupakan organisasi yang resmi/terstruktur). Mereka yang tergabung di dalam ‘proyek’ ini bekerja secara swadaya.
 Tujuan dari pemutaran “9808” adalah membuka diskusi dengan publik terutama kalangan pelajar dan mahasiswa dalam koridor pemberdayaan publik karena medium film sebetulnya juga bisa digunakan untuk menyuarakan ‘narasi kecil’ atau pendapat serta signifikansi peran ‘orang biasa’ yang kerap diabaikan, meski acap kali justru dimanipulasi/diatas-namakan oleh kekuasaan. Selain itu, pemutaran dan diskusi setelah pemutaran “9808” diharapkan bisa menjadi sarana perlawanan terhadap kebiasaan untuk melupakan sejarah.
 Sejak diluncurkannya “9808” (Kineforum, Jakarta, 13 Mei 08) hingga saat ini, rangkaian diskusi paska pemutaran yang telah berlangsung di sejumlah tempat (hasil dari diskusi bisa dilihat di website http://9808films.wordpress.com) membuka dialog yang menarik mengenai beragam isu seperti diskriminasi, korupsi, pendidikan, bahkan kerap menjadi ajang berbagi pengalaman politik/sejarah. Intinya, dari rangkaian diskusi terlihat kebutuhan untuk kembali membicarakan hal-hal/isu-isu penting yang sering ‘dilupakan’ karena perspektif sejarah lebih sering disampaikan melalui versi kekuasaan.
 Mengacu pada pemikiran di atas, Proyek Payung menganggap pentingnya untuk melanjutkan kegiatan diskusi sejumlah 1 (satu) kali usai pemutaran “9808” di manapun ia diputar, dengan tujuan membuka dialog soal pentingnya ‘melawan lupa’.
II PANDUAN DISKUSI PASKA PEMUTARAN “9808”
 Siapa khalayak sasaran pemutaran/diskusi “9808”?
(1) Pelajar SMU
(2) Mahasiswa
(3) Umum
 Siapa yang diharapkan menjadi rekanan penyelenggara pemutaran/diskusi “9808”?
(1) Kalangan/individu yang memiliki keperdulian pada pentingnya pemberdayaan massa,
(2) Memahami dan memiliki akses untuk menjangkau target/sasaran utama pemutaran yang beragam bukan dari satu kelompok saja, atau bisa memberikan rasionalisasi mengenai pentingnya pemutaran/diskusi di luar target utama, dan memahami bahwa arahan diskusi yang ditargetkan untuk dicapai bukanlah DISKUSI FILM.
(3) PENTING!
• Menyanggupi untuk memberikan tulisan untuk dimuat di website minimal 1 minggu sebelum pemutaran berlangsung, dengan tema yang relevan dengan isu melawan lupa (bukan review film),
• Menyanggupi untuk membuat rekapitulasi/laporan hasil diskusi dan mengirimkannya via e-mail ke alamat ke minimal 1 minggu setelah acara berlangsung,
(4) Tidak memiliki kepentingan komersial dan menyanggupi untuk mengadakan kegiatan tersebut tanpa melibatkan sponsor/mencantumkan logo lembaga, pihak-pihak lain (apalagi) dengan tidak mengonsultasikannya terlebih dahulu dengan Proyek Payung.
 Proyek Payung akan memprioritaskan tawaran dari kota di mana pemutaran/diskusi belum pernah diselenggarakan.
 Permintaan pemutaran berikut diskusi bisa diajukan melalui e-mail ke

Tidak ada komentar: